Buih yang Tahu Batas Langit
Oleh: Era Nurza
Aku ini buih
lahir dari riak kecil
putih sekejap
sebelum harapmu memecahkanku
Kau hamparkan mimpi
seindah permadani istana
sementara langkahku
masih belajar
menjinakkan pasir dan luka
Langit menggantung bintang
tanpa tali menuju namaku
aku menengadah sebentar
lalu sadar
tak semua cahaya dicipta untuk diraih
Salahku bukan karena cinta
melainkan lupa bercermin
sebelum membuka pintu hati
kepada keanggunan
yang tak sepadan
Kini aku memilih luruh
bukan sebab kalah
melainkan karena mengerti
jarak sunyi
antara buih dan langit
Padang, Desember 2025
Penulis. Edrawati, M.Pd., dikenal dengan nama pena Era Nurza, Aktif mengikuti berbagai event kepenulisan, ia kerap meraih penghargaan Melalui komunitas literasi PERRUAS, WPM, WPI, PLS, Satu Pena, SAN, Media Guru, PPP, KISI, dan Negeri News ia terus menebarkan cahaya literasi dengan hati.
