Selasa, 26 Ogos 2025

MERDEKA SELAMANYA

 MERDEKA SELAMANYA

Karya: Dyerenilly Damri


Di bumi ini pernah bergema,

jeritan luka, tangisan jiwa,

namun di balik gelora darah,

lahirlah cahaya yang bernama MERDEKA.


Merdeka bukan sekadar kata,

ia nyala api dalam dada,

ia peluh yang tumpah di tanah,

ia doa yang terbang ke langit sejarah.


Wahai bangsaku,

jangan biarkan merdeka jadi alpa,

jangan biarkan ia sekadar nostalgia,

kerna merdeka itu amanah,

untuk dijaga, untuk dijunjung,

untuk diwariskan kepada anak bangsa.


Hari ini kita berdiri,

bukan lagi dengan senjata,

tetapi dengan ilmu, dengan cinta,

membangun tanah air tercinta,

agar merdeka ini,

kekal selamanya.

 

Dyerenilly Damri

SMK Penangah

25 Ogos 2025

DETIK PROKLAMASI

 DETIK PROKLAMASI

Oleh Syahrul Ramadhan




Saat pagi datang, mentari sujud di Pegangsaan,

menyibak kabut seribu tahun penjajahan.

Sukarno bersabda, suara jadi pedang,

Hatta mengamini, tenang seperti samudra.


Merah putih mulai naik ke langit,

bukan sekadar kain, melainkan sayap malaikat.

Merah darah, putih jiwa,

membawa nusantara terbang menuju cahaya.


Merdeka!

Detik itu bukan sekadar sejarah,

melainkan zikir panjang nusantara,

jiwa kembali pada Tuhannya.


Tangerang, 18 Mei 2025




BIONARASI


Syahrul Ramadhan, pegiat dalam bidang bahasa, sastra, dan pendidikan.

GELAP YANG CUKUP : Eduar Daud

 GELAP YANG CUKUP Karya: Eduar Daud Malam berhenti bergerak.  Di kamar ini aku belajar diam,  menghitung napas di balik tirai yang membeku. ...

Carian popular