Ahad, 23 Mac 2025

MENDAKAP TAKDIR

 Mendakap Takdir 

Oleh: Djohan bin Abdul Rahman


terkadang cemburu itu benar

hadir mengasak berkali-kali

merobek rapuh hati ini

mengelar tanpa belas

menghenyak tanpa ihsan

dan kerna apa?

kerna putih tampak warnamu


putih yang bertaut suci

yang sekali gus mengangkat darjat kudrat

menebar semacam keindahan 

putih yang tiada tolok tandingnya

bersih hati

kudus jiwa 

sakral raga tidak terperi


namun hitam warnaku bukan bererti hitam nuraniku

baiknya hati budi bukan ditentu rona yang menjengah

hitamku mampu berdiri sama tinggi

duduk seserambi

malangnya ... menurut mereka

hitam bukan putih: hitam tetap hitam


sempat aku mengeluh...

hitam melapik ketelusan hajat 

menyelindung ketulusan niat

menyembunyi kesucian hasrat


arkian ... kudakap takdir ini

cuma perlu ingat

tanggapan yang disemai hari ini

perlu digendong cucu-cicitku pada masa mendatang

 


  

Tiada ulasan:

GELAP YANG CUKUP : Eduar Daud

 GELAP YANG CUKUP Karya: Eduar Daud Malam berhenti bergerak.  Di kamar ini aku belajar diam,  menghitung napas di balik tirai yang membeku. ...

Carian popular