Bisikan Laut, Tangisan Langit Palestina
Karya : Agustina Rahman
Di ufuk Gaza, laut berdesah lirih
Menyimpan rahasia doa yang tercecer
Di antara buih ombak dan puing sunyi
Seolah samudra ikut merapal zikir
Langit pun merintih
Menurunkan hujan sebagai air mata
Membasuh mesiu yang masih berasap
Menghapus jejak darah yang enggan kering
Anak-anak menyalakan pelita suaranya
Tawa mereka patah berkeping
Namun tetap bergema seperti nyanyian merpati
Menentang sunyi di ambang maut
Palestina adalah nyanyi luka
Jerit yang menjelma doa
Takbir yang menembus dinding baja
Menggetarkan arasy di langit ketujuh
Laut pun bersumpah
Langit pun berikrar
Dari retak bumi dan darah yang tumpah
Akan lahir suara kebebasan
Yang tak bisa lagi dibungkam
Makassar, 19 September 2025
BIONARASI
Hj. Agustina, S.Pd., M.Pd. Lahir di Lemoa, Kab. Gowa Sulawesi Selatan, 10 Agustus 1975. Pendidikan terakhir S2 di Universitas Muhammadiyah Makassar. Mengajar di MAN 2 Kota Makassar. Fasilitator Provinsi PKB Guru mapel Bahasa Indonesia 2021-2024 dan Penulis Modul PKB Guru 2023 pada Kementerian Agama. Penulis Antologi Cerita Mistis/Horor (2024), Novel Sepenggal Kisah Kehidupan (2024), Pentigraf Kanvas Kata Penuh Warna (2024), Antologi Jejak Masa Riuh Kenangan (2025), Penulis Antologi Sumbangsih Pemikiran Para Penulis Indonesia Maju (2025), Antologi Puisi Riuh dalam Sunyi (2025), Antologi Senandung Syair (2025), 99 Cerita Edukasi (2025), Antologi Ramadan Hadiah dari Rabb untuk Kita (2025), Antologi Puisi Bait Terakhir (2025), The Female Muse (2025), Penulis Antologi Smardhyari Rekor MURI Pentigrak Terbanyak (2025), dan aktif menulis Puisi dan Cerpen di Blog KGS.

Tiada ulasan:
Catat Ulasan