Cahaya di bumbung hati
Senyuman manis memakan diri
Mengusik hati yang lama sendiri
Jiwa usang mencabut duri
Memberi ruang cinta bersemi
Malam menyimpan seribu harapan
Bait-bait doa menggambarkan perasaan
Angin malam membawa doa impian
Bantal peluk menghangatkan pelukan
Setiap langkah menyebut nama
Bisikan angin menerbitkan tawa
Terduduk angau di kaki lima
Perasaan yang tidur kembali terasa
Siang dan malam bumbung ditatap
Hati berdebar bagaikan derap
Bersama cinta yang mulai menatap
Menyulam rindu hingga jiwa terlelap
Mentari pagi menyingkap kelabu
Embun menetes basahi jendela baru
Rindu mengalir di relung waktu
Menyatukan hati yang selalu rindu
Senja pulang menitipkan pelangi datang
Burung tertawa membawa maksud senang
Dalam hati kecil menjerit sayang
Luka dan derita lama seakan hilang
Filadelfiana Endrus
SMK PENANGAH
04 / 12 / 2025
Tiada ulasan:
Catat Ulasan