Ahad, 23 November 2025

DEBARAN MISTERI

 DEBARAN MISTERI 

Nukilan Rasa : Zamri H.Jamaluddin


Debaran itu datang seperti angin dari celah sunyi,


mengetuk dada yang rapuh mencari arti.


Adakah ini cinta yang diam-diam tumbuh di relung hati,
atau 

sekadar kagum yang lewat bagai bayang pagi?


Seperti kelopak yang pecah oleh cahaya pertama,


rasa ini mekar tanpa aku pinta.


Namun getarnya seakan membawa bahasa rahasia, 


antara cintakah ia, atau fatamorgana yang bermain di cakrawala?


Di antara desir kagum dan riak cinta aku hanyut,


terapung di samudra tanya yang tak kunjung surut.


Debaran ini, sebuah isyarat yang samar dan halus,


meninggalkan jejak kabut di lorong halus.


Biarlah waktu mengurai gulir maknanya perlahan,


apakah ia bunga yang tumbuh atau 

sekadar daun yang gugurtertiup angin perjalanan.


Yang pasti, debaran ini hidup dan berdenyut nyata,


menjahit kisah yang mungkin menjadi cinta…

 atau hanyasinggah sementara.

 

Kuala Lumpur 

12.10.2025

Tiada ulasan:

GELAP YANG CUKUP : Eduar Daud

 GELAP YANG CUKUP Karya: Eduar Daud Malam berhenti bergerak.  Di kamar ini aku belajar diam,  menghitung napas di balik tirai yang membeku. ...

Carian popular