PUISI UNTUK MIANA
Oleh : Nur Asrianti
Aku berjalan di selasar kota ini, Miana
Menikmati jejak demi jejak yang kurengkuh dengan sesak
Menelusuri satu demi satu kata – kata yang pernah kau lemparkan padaku
Lewat sayup suara angin
Tak ada yang melepuh dari semua gemuruh
Yang telah luruh bersama keluh itu
Hanya meninggalkan satu catatan perjalanan
Yang penting tak penting adalah sebuah kisah tentang kita
Miana,
Pagiku kini beranjak siang
Sepoi angin membisikkan asa
Pada reranting pohon di sepanjang taman istana
Lalu bunga-bunga pun bermekaran di mana-mana
Dan semburat mentari seolah mengatakan padaku,
“ Selamat menikmati musim semi, Cinta . “
Topkapi Palace, 2018
Nur Asrianti. Penyuka puisi dan karya sastra. Pernah bersekolah di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. Bertempat tinggal di Bandung Jawa Barat Indonesia.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan