Selasa, 6 Januari 2026

25 Tahun : Belajar Jadi Anak, dan Tetap Jadi Aku Karya: Dassy J

 25 Tahun : Belajar Jadi Anak, dan Tetap Jadi Aku

Karya: Dassy J


Hai

Sudah dua puluh lima tahun di dunia

Berusaha terus mencoba untuk tetap jadi manusia.


Sadar atau tidak, masa berputar

waktu berlari begitu cepat

memaksa belajar banyak hal 

tentang kehilangan

tentang bertahan

tentang melepaskan

tentang mengikhlaskan

tentang keluarga.


Kadang aku terjebak dalam pertanyaan:

bagaimana kalau aku tidak lahir dalam keluarga ini?

Keluarga adalah segalanya

Iya, aku setuju itu.

Tapi kenapa sepertinya aku tak punya tempat bersandar?


Bukan karena tak bersyukur

hanya lelah

tak didengar

tak dimengerti

tak bisa bercerita.


Aku bahagia berada bersama mereka yang kusebut keluarga.

Senang sekali, malah.

Mereka perhatian

mereka ada

Tapi kadang, justru menjadi kasih yang melukai.


Tak boleh ini, tak boleh itu.

Aku tahu, niat mereka melindungi.

Tapi haruskah membuatku kehilangan

hak untuk berekspresi

hak untuk berpendapat

hak untuk berkekurangan

hak untuk bercerita

hak untuk menjadi diri sendiri?


Apakah menjadi keluarga harus selalu sempurna?

Aku saja masih belajar mengenali diri 

tapi terus dituntut menjadi seperti yang mereka mau

menjadi kuat

menjadi sigap

menjadi anak yang tak pernah lelah.


Kadang aku ingin berkata tidak

tidak merasa lemah

tidak kecewa

tidak diam.


Namun semua itu,

akhirnya aku sadar 

kehidupan tidak harus selalu bahagia.

Kadang ia butuh luka mengajarkan erti tekad.


Kali ini

tekadku sederhana:

membawa versi keluarga ideal menurutku

keluarga kecilku nanti di masa depan.



Dassy J, 2025

Samparita, Kota Marudu, Sabah 

Tiada ulasan:

GELAP YANG CUKUP : Eduar Daud

 GELAP YANG CUKUP Karya: Eduar Daud Malam berhenti bergerak.  Di kamar ini aku belajar diam,  menghitung napas di balik tirai yang membeku. ...

Carian popular