Isnin, 5 Januari 2026

DI ANTARA DUA SUARA SATU JIWA YANG RETAK: KARYA DASSY J

 Di Antara : Dua Suara, Satu Jiwa yang Retak


Hai,

Kamu yang pernah membayangkan hidup 

semanis mimpi berbisik di malam sunyi,


Dulu, kita terlalu ingin cepat dewasa

yakin menapaki kisah nyata dengan hati yang penuh harap

dan memimpikan bahagia abadi, duduk dalam pelukan hangat keluarga.


Lucu bila difikirkan kembali 

agak melankolik, tapi tetap ada senyumnya.


Mengimpikan segala hal indah dalam hidup

keluarga harmonis…

rupanya tidak semudah itu.


Tahun demi tahun berlalu

namun “keluarga cemara” itu masih terasa jauh.


Di tengah semua harapan yang tak kesampaian itu

ada seorang anak tak pernah diminta memilih

tapi tetap terperangkap di antara dua keluarga

terus berperang dalam senyap.


Perang dingin tak berbunyi

namun tetap mencengkam setiap hari 

dalam renungan yang tak bersuara

dalam pintu yang ditutup sedikit lebih kuat

dalam diam yang terasa lebih berat daripada jeritan.


Dia cuba menjadi penenang.

Menjadi jambatan.

Menjadi alasan untuk dua hati dewasa

berdamai walau untuk sekejap.


Dia tersenyum meski hatinya retak

dia kuat meski jiwanya selalu goyah.

Dia percaya…

kalau dia cukup baik, cukup mengalah, cukup memahami

mungkin semuanya akan kembali seperti dulu.


Namun tanpa sesiapa sedari

usaha itu perlahan-lahan menelan dirinya.

Dia menjadi mangsa emosi tidak pernah dia mulakan

terhimpit di antara dua dunia

sepatutnya membuatnya merasa aman.


Pada akhirnya

dialah jatuh paling keras.

Dialah mentalnya paling terkuras

menangis tanpa suara di malam panjang

kehilangan dirinya sendiri ketika cuba menyatukan

orang-orang tidak pernah benar-benar mahu berdamai.

Kerana kadang-kadang

patah paling dalam

bukan pihak berperang

tapi penjeda di tengah

cuba menghentikan perang itu sendirian.


Dassy J, 2025

Samparita, Kota Marudu

Sabah

Tiada ulasan:

GELAP YANG CUKUP : Eduar Daud

 GELAP YANG CUKUP Karya: Eduar Daud Malam berhenti bergerak.  Di kamar ini aku belajar diam,  menghitung napas di balik tirai yang membeku. ...

Carian popular