Isnin, 16 Mac 2026

BERTEMU BAPAK DI DALAM RAMADHAN: Karya Nur Asrianti

 BERTEMU BAPAK DI MALAM RAMADHAN

Oleh : Nur Asrianti

 

Cahaya keemasan subuh itu menjelma kilau perak yang menghangat di awal pagi

Sapuan lembut angin yang segar semilir menyapu wajah yang sendu semalam

Dalam pertemuan rindu yang lirih sepanjang dzikir terdalam

Ada kelam yang menguap melayang menyublim ke denting hati yang tak lagi temaram

 

“Aku ingin saat ini Engkau ada.

Ada di sini tertawa bersamaku seperti dulu.”

 

Namun,

Pada serak cinta yang selalu dia bawa setiap malam ramadhan

Dalam pertemuan rindu itu

Dia hanya hadir dalam kelebat cahaya yang tak lagi silau

Cahaya teduh yang memandu pesan berjatuhan bersama bulir-bulir bening dari-Nya

Dalam semerbak wewangian seribu bulan

 

“ Kamu tidak rusak, kamu hanya terluka, dan luka akan sembuh dengan segera.”

 

Kata kata itu bergaung menggema berkuasa

Melingkar lingkar berkelindan dalam ingatan dan dalam dada

Mengubah denyut nyeri yang semula hitam menjadi irama yang selaras nurani

Murni menari nari dalam seribu harapan dan mimpi

Di penghujung reruntuhan kepingan kehidupan

 

Di setiap pertemuan dengan bapak di malam ramadhan

Selalu kupastikan jelajah rindu berganti dengan cara bahagia yang dia ajarkan

Menjadi caraku merayakan cinta dengannya yang tak berkesudahan

Dalam kekangan waktu dan keabadian

 

Bandung, 16 Maret 2026

Bionarasi

Nur Asrianti. Founder Rumah Baca Kharisma Ilmu. Penyuka puisi dan karya sastra. Tinggal di Bandung Jawa Barat Indonesia.

SEJADAH BASAH MENJADI LAUTAN PENGAMPUNAN: Karya Jaya Ramba

  SEJADAH BASAH MENJADI LAUTAN PENGAMPUNAN   Sejadah ini basah oleh sujud yang tidak pernah selesai air mata mengalir seperti sungai y...

Carian popular