CAHAYA DI BALIK HENING
Karya: Nelly Elayani Lazarus
Malam perlahan membuka tirainya
sejalur cahaya singgah di relung hati
doa jatuh seperti embun subuh
meluruhkan resah yang lama bersarang.
Puasa mendidik sunyi menjadi makna
lapar bukan sekadar getar pada jasad
amarah tenggelam di dasar sabar
amal kecil bernafas dalam rahsia waktu.
Marilah kita menabur kemaafan
menenun semula helai yang pernah retak
bisikan lembut mengalir tanpa wajah
mencairkan hati yang pernah membeku.
Dalam hening malam jiwa bersujud
syukur mengalir tanpa suara
cahaya tidak lagi di luar diri
tetapi lahir dari hati yang kembali.
Mangkawago, Tongod, Sabah.
19 Mac 2026