Khamis, 26 Februari 2026

SIMFONI PUALAM: Karya Yayuk Wahyudi

 Simfoni Pualam

Oleh Yayuk.Wahyudi

 

Di bawah langit yang kian menjingga,

Engkau bersemi di ceruk sukma.

Sekuntum mawar yang tumbuh menyendiri,

Pada hamparan tanah tanpa nama.

 

Kita adalah dua kutub berbeda,

Terpisah kasta, terhalang karsa.

Satu mendaki puncak kian mulia,

Satu terperosok lembah yang hampa.

 

Bukan tak sudi tangan ini menjamah,

Namun takdir menuliskan batas.

Cinta kita hanyalah sekadar naskah,

Luntur sebelum tinta sempat membekas.

 

Biarlah bayangmu kian berkelana,

Di balik tirai malam yang sunyi.

Sebab engkau adalah kehilangan,

Yang paling agung dan paling abadi.

  Kulon Progo, 25 Februari 2026


Bionarasi:

Yayuk Wahyudi Nama pena dari Sri Rahayu Yustina, S.IP., MM. Alumni STIE Widya Wiwaha Lahir bulan Desember di Purworejo. Tinggal di Kulon Progo. Tugas terakhir di Dispusip Kulon Progo. Mengisi waktu dengan menulis dan hobi melukis

Tiada ulasan:

SIMFONI PUALAM: Karya Yayuk Wahyudi

 Simfoni Pualam Oleh Yayuk.Wahyudi   Di bawah langit yang kian menjingga, Engkau bersemi di ceruk sukma. Sekuntum mawar yang tumbuh menyendi...

Carian popular