Khamis, 26 Februari 2026

MELODI LARANGAN: Karya Alang Ahmad

 

Melodi Larangan

 

memancang pandang wajah bulan
gerimis menghembus bunga di tangan
hujan menahan jiwa yang dihimpit
rasa terbelah akar budaya
menyepikan getar hati kita

 

kata mereka:
“jangan bersatu, kita tidak serupa.”
namun kita menari di antara dinding dan garis
di antara warisan yang mengikat leluhur
karam pelayaran
dogma rindu menjarak
selepas gerimis melanda

 

adalah kita yang sedia
dilambung badai angan
pecah menjadi buih berterbangan

 

jika cerita ini laut

gelora kutundukkan
jika cerita ini angin

awan biru kutambatkan
jika cerita ini lagu
mungkin ia isabella
melodi larangan yang tidak pergi

 

 

Alang Ahmad, Kuala Lumpur.

Tiada ulasan:

TASBIH KAYU DI UJUNG JEMARI " Karya Eduar Daud

TASBIH KAYU DI UJUNG JEMARI Penulis: Eduar Daud Di kota yang tak pernah tidur ini, suara azan Maghrib seringkali hanyalah frekuensi yang lew...

Carian popular