Khamis, 28 Ogos 2025

Merah Putih di Dada

Karya: Agustina Rahman


Kami tak lahir di tengah dentum senapan

Tak menggenggam bedil

Tak mendengar deru pesawat tempur 

Tapi di dada kami masih bergema pelan

Luka-luka sunyi para pejuang yang tak pernah pulang


Kami tak lagi mengangkat bambu runcing 

Tapi menggenggam pena, layar, dan mimpi

Dengan tangan yang sama  

Tangan yang menolak tunduk

Pada gelapnya dusta dan tajamnya ketidakadilan 


Merdeka bukan sekadar angka merah

Bukan arak-arakan bendera yang melambai

Di sepanjang jalan-jalan protokol

Tapi sunyi yang dipilih setiap waktu

Untuk jujur di tengah kebohongan

Untuk bekerja saat dunia memilih diam


Kami tanam bendera di relung dada 

Bukan untuk dipuja dan dipamer

Tapi tumbuh jadi pohon keberanian

Yang menaungi  lelah dan harapan 

Meski langit tak selalu menjanjikan cerah 


Kami melangkah di jejak darah yang membuka jalan

Bukan untuk diam, apalagi sekadar berjalan

Kami datang menulis babak baru negeri ini

Merdeka berpikir, mencipta, bersuara tanpa henti

Meski badai datang, kami tegak di bumi pertiwi


Bionarasi

Hj. Agustina, S.Pd., M.Pd.  Lahir di Lemoa, Kab. Gowa Sulawesi Selatan, 10 Agustus 1975. Pendidikan terakhir S2 di Universitas Muhammadiyah Makassar. Mengajar di MAN 2 Kota Makassar. Fasilitator Provinsi PKB Guru mapel Bahasa Indonesia 2021-2024 dan Penulis Modul PKB Guru 2023 pada Kementerian Agama. Penulis Antologi Cerita Mistis/Horor (2024), Novel Sepenggal Kisah Kehidupan (2024),  Pentigraf Kanvas Kata Penuh Warna (2024), Antologi Jejak Masa Riuh Kenangan (2025), Penulis Antologi Sumbangsih Pemikiran Para Penulis Indonesia Maju (2025), Antologi Puisi Riuh dalam Sunyi (2025), Antologi Senandung Syair (2025), 99 Cerita Edukasi (2025), Antologi Ramadan Hadiah dari Rabb untuk Kita (2025), Antologi Puisi Bait Terakhir (2025), The Female Muse (2025), dan aktif menulis Puisi dan Cerpen di Blog KGS.

Tiada ulasan:

GELAP YANG CUKUP : Eduar Daud

 GELAP YANG CUKUP Karya: Eduar Daud Malam berhenti bergerak.  Di kamar ini aku belajar diam,  menghitung napas di balik tirai yang membeku. ...

Carian popular