RAMADHAN BERCERITA TANPAMU
Arniyaty Amin
Kesedihanku lincah di batas Rajab
jantungku memukul dinding dada
di atas bahagia sepi tegak oleh rindu
Ramadhan kita rangkaian rindu
sejak tak punya tempat lagi di dunia
kau hanya tinggal di hatiku
padahal aku terbatuk nelangsa tersedar kenyataan itu
Bulan tersipu di pucuk rimbun pepohonan
di balik ranting bayang sakral
bedug kalah isakku
Ramadhan datang
usiamu telah berlalu
sepuluh tahun silam
masih mengkristal di palung kenangku
Rembulan sunyi sembunyikan Lailatul Qadar
seribu harap tergenang di sajadah
menanti malam syahdu seribu ampunan
Aku tetap mengharap kemuliaan-Mu
setiap Ramadhan datang
meski tanpanya
Makassar, 7 April 2026
Tiada ulasan:
Catat Ulasan